Jumat, 06 Juni 2014

Khaled Misyaal : "Yang Paling Penting adalah Rakyat Palestina" | Perjuangan Melawan Penjajahan Israel


Hanya ada sedikit tokoh di Timgur Tengah yang tegas dan punya pendirian. Salah satunya adalah Khaled Misyaal. Lelaki berusia 58 tahun ini—bagi rakyat Palestina adalah arsitek perjuangan Palestina terhadap Israel.

Sebaliknya, Israel menganggapnya sebagai orang di belakang layar para pelaku bom bunuh diri yang menakutkan kaum Zionis Israel. Sudah tak terhitung berapa kali Israel melakukan percobaan pembunuhan terhadap Misyaal, di antaranya yang paling terkenal adalah tahun 1997. Berikut adalah petikan wawancaranya dengan Newsweek beberapa waktu yang lalu.

Jadi bagaimana, apakah Anda akan menerima konsep dua negara?
Saya tak bisa menjawab pertanyaan retorik Anda; tak ada posisi dan program bahwa rakyat Palestina akan menerima konsep itu. Kami hanya menginginkan satu negara Palestina dengan Yerusalem sebagai ibukota.

Apa peran Hamas dalam proses perdamaian?
Pelajaran negosiasi seharusnya tanpa ada tekanan dari Israel. Betul, kami menjalani pilihan diplomasi dan politik, tapi perlawanan juga menjadi perjuangan kami.

Dalam kondisi apa Hamas akan menghentikan kekerasan?
Saya ini seorang fisikawan, dan saya percaya pada teori fisika dan matematika. Ini bukan sebuah lingkaran yang tak ada akhir. Semua ini dimulai dengan penjajahan dan akan diakhiri dengan akhir penjajahan.

Perjuangan bersenjata meminta begitu banyak derita, dan menyedihkan tapi mengapa perjuangan di Palestina berbeda? Ketika Prancis memerangi Nazi, mereka menyebutnya perjuangan. Ketika Amerika memerangi Inggris, disebut sebagai perang kemerdekaan. Hamas tak punya aktivitas militer di luar Palestina.

Seberapa personal konflik ini?
Ini bukan urusan personal dengan Benyamin Netanyahu. Ini adalah persoalan negara.

Apakah Anda mau duduk satu meja dengan Netanyahu untuk membicarakan perdamaian?
[Tertawa] Saya tertarik pada hasil-hasil ini; rakyat Palestina meraih kemerdekaan, mendapatkan kembali hak-haknya, mengenyahkan Israel dari pendudukan, dan hidup dengan bebas di tanah sendiri.

Bagaimana hubungan Fatah dan Hamas di masa depan?
Mengapa persoalan internal ini muncul? Ini karena Amerika, komunitas internasional, dan sayangnya, negara-negara tetangga tak mau mengakui hasil pemilu 2006. Itu mengabaikan prinsip Amerika dan Barat. Ini melukai kami. Tapi bukan kami yang membuatnya, kami dipaksa untuk seperti ini.

Jika konsep dua negara terwujud, posisi apa yang Anda inginkan?
[Tertawa] Saya tidak menginginkan jabatan. Saya tidak bisa menjamin saya akan terus hidup. Yang paling penting adalah rakyat Palestina merdeka. [sa/newsweek]

Sumber: 
http://www.knrp.org/wp/khaled-misyaal-yang-paling-penting-adalah-rakyat-palestina/
http://www.pkspiyungan.org/2014/06/khaled-misyaal-yang-paling-penting.html
Read More … Khaled Misyaal : "Yang Paling Penting adalah Rakyat Palestina" | Perjuangan Melawan Penjajahan Israel

Senin, 02 Juni 2014

Aura Kemenangan Prabowo Subianto For President RI 2014 | Liputan Sidang Terbuka KPU

"Aura Kemenangan" by @Fahrihamzah


Twit @Fahrihamzah
(1 Juni 2014)

Saya ingin gambarkan sedikit suasana dalam ruang sidang terbuka KPU tadi. Karena ada aura kemenangan.

Suasana dan aura kemenangan #PrabowoHatta sudah nampak sejak massa mengarak dari HI.

#PrabowoHatta memang pasangan serasi. Terus terang ini mengingatkan kita pada #SoekarnoHatta.

Ada juga kekompakan 4 pimpinan partai: @Prabowo08 @hattarajasa @aburizalbakrie dan @anismatta

Mereka naik ke atap mobil karena dielukan oleh massa pendukung. Pemandangan seru.

Sampai di halaman KPU, perjalanan padat yang penuh sambutan. Berbagai kelompok masyarakat datang.

Yang paling menarik dan berkesan perlu diketahui publik adalah suasana dalam ruang sidang KPU.

Kebetulan, kubu sebelah sudah datang duluan. Ibu mega, surya paloh, Muhaimin, dan Sutiyoso. Wiranto tak nampak.

Saat memasuki ruangan, @Prabowo08 secara refleks langsung menuju barisan kubu sebelah dan memberi hormat.

Lalu menyalami satu demi satu pimpinan partai dan terutama calon Presiden mereka. Tepuk tangan membahana.

#PrabowoHatta memang sangat rileks. Tidak nampak ada ketegangan sama sekali. Maka prosesi berjalan lancar.

Kami pun tak lupa menyiapkan dukungan. Kami berharap sekali mendapat nomor satu. Ini memiliki makna luas.

Alhamdulillah, @Prabowo08 dengan ringan mendapatkan No.1). Ruangan bergetar. Lagu GARUDA DI DADAKU jd yel2.

Lagu itu memang kami siapkan, karena memang dalam gambar KPU yg disepakati #PrabowoHatta ada GARUDA.

Sementara itu, kubu sebelah kurang Hepi dengan nomor yang didapat. Senyumnya tertahan.

Maka, tibalah saat sambutan dari kandidat. #PrabowoHattaNomor1 duluan. @Prabowo08 mewakili.

Sambutan @Prabowo08 menurut saya sangat Presidensial. Tanpa teks dan sangat tenang.

Setelah salam, ia mengucapkan hormat dan terima kasih kepada semua orang termasuk kubu sebelah.

Tidak lupa, Prabowo secara khusus menyampaikan penghormatan kepada semua lembaga negara.

Menurut Prabowo, kesuksesan pemilu sampai tahap ini adalah karya banyak orang termasuk KPU.

Prabowo tentu juga mengapresiasi koalisinya, sesuatu yang dia gak pernah lupa. Dia matang sekali soal ini.

Tapi kalimat terakhirnya yang buat tepuk tangan membahana. Karena moralnya tinggi.

Kira2: "Kami berdua, bersama seluruh mitra koalisi akan berjuang sekuat tenaga untuk menang".

"Tapi, pada akhirnya, rakyat yang menentukan. Apapun keputusan rakyat akan kami terima".
Kalimat ini, luar biasa dan mendapat sambutan sangat meriah.

Sekarang, kita bandingkan dengan pidato Jokowi. Saya kita bedanya sangat jauh.

Saya nggak mau bikin perbandingan, berharap ada yang membuat video perbandingannya.

Mari mencerna dengan hati bersih dan akal sehat. 



Sumber :
http://www.pkspiyungan.org/2014/06/aura-kemenangan-by-fahrihamzah.html
Read More … Aura Kemenangan Prabowo Subianto For President RI 2014 | Liputan Sidang Terbuka KPU

Sabtu, 31 Mei 2014

Prabowo Untuk Presiden RI 2014-2019 | Ini Sekilas Karakternya, Anda Setuju, dukunglah Prabowo !

"Karakter Asli Prabowo" by @Fahrihamzah





Twit @Fahrihamzah
(30/5/2014)


Kalau bicara karakter Prabowo, lebih baik disimpulkan di awal bahwa ini orang terlalu mandiri sejak awal.


Itulah yang membuatnya nampak kuat dan matang. Karena apa yang dia capai bukan kebetulan-kebetulan.


Apa yang dicapai bukan hadiah orang. Dia adalah dirinya sendiri, dia bukan boneka orang.


Itulah satu-satunya alasan kekuatan siluman hitam pengendali negara tidak suka dengan dia. Prabowo terlalu mandiri.


Maka segala cara digunakan untuk menghadangnya. Tetapi dasar orang baik dan bekerja lurus.


Sulit mencari kesalahan Prabowo. Karena hidupnya disiplin. Dia orang tempur dan terbiasa dengan presisi.


Satu-satunya fitnah kepada Prabowo adalah peristiwa lebih 16 tahun lalu.


Kasus penculikan aktifis itu seolah menjadi dosa Prabowo. Padahal semua tahu bahwa proses hukum yang terbuka sudah selesai.


Secara ksatria Prabowo menerima sikap institusinya demi keutuhan TNI.


Saya bicara dengan Desmond, dkk. Orang2 yang dituduh diculik Prabowo.


Mereka berbalik menjadi pendukung setia Prabowo justru karena melihat karakter ksatria dan setia.


Prabowo itu asli, itu kesan saya dan kesan semua orang yang berani mendekati Prabowo.


Dari jauh orang menghasut kita bahwa orang ini berbahaya, dll. Tapi begitu kita dekat dan berbicara, kita makin dekat.


Tentu "kita" dalam pengertian mereka yang peduli dengan karakter, bukan mereka yang penuh kepalsuan.


Karena ada figur lain yg seolah dekat merakyat, tetapi justru jika kita semakin mendekat makin nampak bahwa dia palsu.


Sekali lagi, "kita" dalam definisi itu adalah kita yang jujur dan lurus, bukan penipu bertopeng.


Kalau kita sempat bertanya, kepada Megawati suatu pertanyaan yang harus dia jawab jujur. Tentu semua jadi jelas.


Pertanyaan itu adalah, "siapakah yang lebih mirip karakter Bung Karno di antara para calon Presiden?".


Kita bukan anak biologis Bung Karno! tetapi dia pahlawan kita semua.


Dan sejarah yang kita baca, membuat kita tahu bahwa Prabowo lebih dekat pada karakter proklamator kita itu.


Bung Karno dan Prabowo memiliki banyak kesamaan. Pertama, memiliki orang tua kombinasi Jawa luar Jawa.


Bung Karno, memiliki ibu dari Bali dan Prabowo memiliki ibu Manado. Keduanya memiliki bapak Jawa.


Memiliki darah sama-sama mendidih jika sudah menyangkut harga diri dan kehormatan bangsa Indonesia.


Berbicara keras apa adanya dan memiliki kepribadian terbuka, fair dan cuek.


Saya menonton sebuah video dokumenter yang menggambarkan suasana-suasana informal Bung Kano.


Karakter Bung Karno saya bisa katakan melalui observasi itu dimiliki oleh figur Prabowo Subianto sekarang.


Karena itu, menarik mendengar jawaban Prabowo kemarin, terkait pertanyaan wartawan Jawapos soal kudeta militer.


Prabowo bahkan mengajak untuk memantapkan keyakinan kepada demokrasi. Karena memang dia seorang Demokrat.


Kata Prabowo, kekuasaan yang tidak diberikan oleh rakyat adalah kekuasaan yang tak akan bertahan lama.


Karena itu, kudeta bukan hanya tidak sah atas pemerintahan demokrasi. Tetapi juga pengkhianatan atas suara takyat.


"Saudara harus baca sejarah TNI, karena TNI adalah tentara rakyat. TNI kita adalah militer yang mendengar rakyatnya".


"Tidak banyak militer di dunia ini yang mau keluar dari politik secara sukarela dan itu dilakukan oleh militer kita"


Demikian juga ketika ditanya tentang masa depan kebebasan pers jika Prabowo menjadi Presiden.


Saya kira wartawan banyak yang kaget, karena Prabowo bukan saja menggaransi tapi juga meyakini.


"Kebebasan pers adalah mutlak jika kita menghendaki adanya kemajuan"


"Mengekang kebebasan publik adalah sama dengan membunuh hak kita untuk maju dan mendapatkan yg terbaik"

 
"Biarlah ide beradu secara merdeka sehingga rakyat mendapatkan pilihan terbaik"


Penjelasan ini, ditutup oleh penjelasan tentang apakah Prabowo akan memimpin secara otoriter.


"Saya tidak bisa otoriter, karena ada saudara", menunjuk kepada wartawan.


Saya langsung menyambar dengan berteriak agak keras, "ada saya !".


"Ya, ada anggota dewan yang galak seperti saudara," tambah Prabowo.


"Inilah saya, kata Prabowo. Tapi saya kalau disuruh merubah gaya saya tidak bisa".


"Saya ini Jawa tapi Banyumas. Luar keras tapi hati lembut". 


Disambut tawa wartawan dan teriakan "Hidup Prabowo!"

Gaya orang Indonesia tidak bisa kita paksa dan adili. Karena kita kadung sdh jadi bangsa besar dan beragam.


Kita memerlukan karakter kuat pemimpin. Kita memerlukan karakter yang berguna bagi rakyat.


Kita tidak perlu orang yang sopan santun bagi citranya sendiri tapi berkhianat kepada rakyat.


*sumber: https://twitter.com/Fahrihamzah/


Sumber :
http://www.pkspiyungan.org/2014/05/karakter-asli-prabowo-by-fahrihamzah.html
Read More … Prabowo Untuk Presiden RI 2014-2019 | Ini Sekilas Karakternya, Anda Setuju, dukunglah Prabowo !

Rabu, 21 Mei 2014

Abdullah Ashim 'Penemu Cilik' Mesir yang Terancam Pemerintah Kudeta | Ditampung Muslim Amerika

 

Abdullah Ashim (islamion)
Abdullah Ashim (Islamion)
Los Angeles. Dewan Hubungan Amerika-Islam (CAIR), akhirnya menetapkan siap bertanggung jawab atas keberadaan Abdullah Ashim (17 tahun) yang lebih dikenal dengan sebutan ‘penemu cilik’ ini di Amerika. CAIR juga siap menyelesaikan segala urusan hingga anak ajaib ini mendapatkan suaka politik di Amerika.

Dalam keterangan persnya, Senin (19/5/2014), CAIR siap menyediakan segala kebutuhan Ashim. Karena memang Ashim telah memutuskan untuk tidak kembali lagi ke Mesir setelah mengikuti pameran teknologi yang diadakan oleh perusahaan Intel.
Ashim merasa terancam akan ditangkap dan ditahan sepulangnya dari Amerika. Karena dalam proses keberangkatannya ke Amerika saja, Ashim banyak mendapatkan kesulitan dari penguasa kudeta.

Direktur eksekutif Intel Mesir, Karim Fatih, mengatakan bahwa di Amerika Ashim telah dipasrahkan kepada seseorang dengan sepengetahuan dan persetujuan orang tuanya di Mesir. Menurutnya, Ashim memilih tetap berada di Amerika dengan keinginan pribadinya. “Ini adalah keputusannya pribadi yang telah disetujui keluarganya.” (msa/dakwatuna/islamion)

Sumber: http://www.dakwatuna.com/2014/05/20/51591/muslim-amerika-tampung-penemu-cilik-mesir-yang-terancam-pemerintah-kudeta/#ixzz32Ki9qOkk
Read More … Abdullah Ashim 'Penemu Cilik' Mesir yang Terancam Pemerintah Kudeta | Ditampung Muslim Amerika

Gerakan 20 Menit Dampingi Anak | Mengharukan



Bandung. Malam tadi (20/5), serentak orangtua se-Jawa Barat mendampingi anaknya. Dua puluh menit untuk merekat kembali yang -mungkin- biasanya terserak. Ya! Para orangtua dan anak saling berdekapan, bercerita tentang banyak hal.

Ada yang berbeda di Jawa Barat. Meski alam media sedang dibuai oleh hingar bingar berita capres, tapi tidak menyurutkan gerakan 20 menit #DampingiAnak yang digagas oleh Netty Heryawan. Kemarin, tepat di hari Kebangkitan Nasional, masyarakat Jawa Barat disuguhkan momen yang luar biasa. Pertama, tentu sama dengan rakyat Indonesia umumnya, kita sedang menyambut kebangkitan nasional melalui pendaftaran capres. Disini, kita berdo'a agar capres terdaftar dapat membangkitkan negeri kita. Kedua, kebangkitan itu dimulai dari perubahan institusi terkecil yang ada di dekat kita, yaitu keluarga. Prinsipnya, negara yang bangkit berawal dari keluarga yang bangkit. Begitu Netty sering bertutur.

Terkesan sederhana, memang. Tapi mari kita tengok timeline akun twitter @netty_heryawan yang hingga hari ini masih terus dibanjiri foto dampingi anak yang dikirim keluarga se-Jawa Barat. Benar-benar mengharukan. Setiap foto yang berisi ruh kasih sayang antara orangtua dan anak-anaknya.

Usai gerakan di Hari Kebangkitan Nasional ini, rencananya gerakan #DampingiAnak ini akan dilakukan kembali di hari-hari spesial keluarga lainnya : Hari Anak, Hari Keluarga dan Hari Ibu. Ke depan, semoga gerakan ini bisa juga meluas seantero Indonesia.(RD)
 
Sumber :
http://www.pksbandungkota.com/2014/05/mengharukan-beginilah-seharusnya-kita.html

*) Berikut beberapa foto #DampingiAnak yang dikirimkan keluarga ke laman twitter @netty_heryawan
 
 

Read More … Gerakan 20 Menit Dampingi Anak | Mengharukan

Investigasi Rekam Jejak Prabowo | Oleh Bondan Haryo Winarno



Barangkali ada beberapa teman-teman yang belum baca "Investigasi Prabowo" oleh Pak Bondan Winanrno, jurnalis penggemar kuliner Nusantara yang dikenal dengan "Maknyus"nya. Berikut Rekam Jejak Prabowo Subianto yang dituturkan oleh Pak Bondan via akun twitternya @PakBondan:

1. Manteman tentu mengetahui, saya adalah seorang jurnalis dan kolumnis. Artikel opini saya dimuat Kompas, Tempo, Wall Street Journal, dll.

2. Saya juga pernah mjd pemimpin redaksi di 3 media nasional, serta diakui sebagai wartawan investigatif andal.

3. Sebelum saya gabung dan berjuang dengan @Gerindra, tentu saya teliti dulu rekam jejak @Gerindra dan @Prabowo08.

4. Pada akhir tahun 1998 saya juga pernah mendampingi pejabat dari Washington DC mewawancarai @Prabowo08 selama 3 jam.

5. Berbagai tuduhan dan fitnah ke @Prabowo08 saya teliti satu per satu. Mulai dari tuduhan penculikan, kerusuhan 1998, sampai keluarga.

6. Saya mulai twitseri ini dari awal: Saat @Prabowo08 memilih untuk jadi tentara walau beliau bisa kuliah di universitas terbaik AS.

7. @Prabowo08 masuk AKABRI, karena terinspirasi oleh kisah kedua pamannya yang gugur tahun 1946 bersama Mayor Daan Mogot.

8. @Prabowo08 juga ingin melanjutkan perjuangan ayahnya dan kakeknya: jiwa dan raga 100% untuk Merah-Putih.

9. Saat memimpin Kopassus, kualitas kepemimpinan @Prabowo08 legendaris. Sampai sekarang anak buahnya masih loyal.


10. @Prabowo08 pastikan kesejahteraan semua prajuritnya. Di medan perang, @Prabowo08 selalu pimpin dari garis terdepan.

11. Bahkan, ada tiga momen di Timor Timur ketika @Prabowo08 diduga gugur karena putus kontak radio. Beliau sangat berani.

12. Keberanian dan dedikasi @Prabowo08 menjadikan Kopassus salah satu pasukan elit terbaik dunia. Dihormati dan disegani.

13. Prestasi @Prabowo08 sebagai Danjen Kopassus, a.l.: pembebasan sandera di Pegunungan Mapenduma, Papua.

14. @Prabowo08 juga memimpin pendakian tim Indonesia ke puncak gunung Everest. Ia tidak mau kita dikalahkan Malaysia.

15. Sekarang kita bicara 1998. Saat itu, keberpihakan @Prabowo08 pada proses demokrasi dan reformasi mengagetkan.

16. Mungkin karena @Prabowo08 pernah sekolah di luar negeri, kala itu beliau termasuk perwira yang mendukung reformasi.

17. Tuduhan pertama: @Prabowo08 cerai karena tidak becus mengurus keluarga. Sebenarnya: Beliau diusir keluarga Cendana.

18. @Prabowo08 dianggap mengkhianati keluarga Cendana karena dua hal: Berani menganjurkan Presiden Suharto untuk mundur.

19. Dan hal kedua: @Prabowo08 tidak gunakan senjata dan malah membiarkan demonstran masuk ke kompleks DPR/MPR.

20. Tuduhan kedua: @Prabowo08 menculik & membunuh aktivis demokrasi. Sebenarnya: Tim Mawar bergerak cegah terorisme.

21. Sebelum Tim Mawar dapat perintah mengamankan terduga teroris, terjadi peledakan bom di Jakarta Januari 1998.

22. Peledakan bom ini, salah satunya di Tanah Tinggi ditujukan untuk ganggu Sidang Umum MPR bulan Maret 1998.

23. Pada saat itu, perintah “mengamankan” bisa diartikan “menghabisi”. Tim Mawar tidak menghabisi mereka yang diamankan.

24. Malahan, mereka yang diamankan dan dilepas oleh Tim Mawar, sebagian sekarang bergabung di @Gerindra.

25. Apakah mereka mau bergabung dengan @Gerindra jika @Prabowo08 benar kejam seperti dituduhkan?

26. Nah, bagaimana dengan mereka yang masih hilang? Silakan manteman cek hasil investigasi TEMPO edisi Widji Thukul.

27. Hasil investigasi TEMPO menyimpulkan, ada tim lain yang bergerak! Bukan hanya Tim Mawar @Prabowo08.

28. Apakah @Prabowo08 tahu siapa mengamankan mereka? Kalaupun ia tahu, Prabowo terikat sumpah prajurit.

29. @Prabowo08 adalah prajurit sejati. Baginya sumpah prajurit adalah harga mati. Nama baik TNI harus ia jaga.

30. Bagi @Prabowo08, lebih baik ia jadi tertuduh selamanya daripada nama baik TNI tercoreng karena ia buka mulut.

31. Tuduhan ketiga: @Prabowo08 dalang kerusuhan Mei 1998. Sebenarnya: Prabowo adalah kambing hitam.

32. Kerusuhan Mei 1998 dipicu oleh naiknya harga BBM tanggal 4 Mei karena tekanan IMF untuk cabut subsidi.

33. Sudah menjadi rahasia publik, bagaimana @Prabowo08 membujuk Panglima ABRI untuk turun tangan kendalikan situasi.

34. Namun pada saat-saat genting, Panglima ABRI malah tinggalkan Jakarta untuk upacara seremonial di Malang.

35. Tuduhan keempat: @Prabowo08 dicopot karena mau kudeta Habibie. Sebenarnya: Prabowo justru bergerak utk amankan Habibie.

36. Sebagai Pangkostrad, @Prabowo08 mengikuti protap untuk mengamankan Ring-1 saat ibukota kembali memanas.

37. Prosedur tetap ini dijalankan @Prabowo08 tanpa sepengetahuan Panglima ABRI. Panglima ABRI keliru analisa situasi.

38. Panglima ABRI berasumsi, pergerakan pasukan ke Ring-1 harus atas perintah beliau. Beliau lapor ke Presiden Habibie.

39. Karena informasi ini, Presiden Habibie berasumsi @Prabowo08 ingin kudeta. Prabowo dipanggil menghadap.

40. Jika @Prabowo08 benar ingin kudeta, apakah ia akan datang ke Istana dan datang sendirian tanpa pasukan?

41. Mendengar perintah Presiden Habibie untuk melepas jabatan sebagai Pangkostrad, @Prabowo08 kaget.

42. Namun sebagai prajurit yang taat, ia ikuti perintah Presiden Habibie, lepaskan jabatan Pangkostrad dan jadi Dansesko ABRI.

43. Lanjut lagi. Tuduhan kelima: @Prabowo08 ke Yordania untuk menghindari hukuman. Kenyataaan: Menghindari fitnah.

44. @Prabowo08 adalah mantan Danjen Kopassus. Beliau terlatih di bidang intelijen dan kontra-inteligen.

45. Kondisinya saat itu: ada pihak-pihak yang membutuhkan kambing hitam. Kalau bisa semua dituduhkan ke @Prabowo08.

46. @Prabowo08 sadar, risikonya terlalu besar jika ia tetap di Jakarta. Rumahnya bisa “diisi” senjata, dan sebagainya.

47. Oleh karena itu beliau memilih untuk pergi ke luar negeri. Ke Yordania dan Malaysia. Menghindari fitnah.


Sumber :
http://www.pkspiyungan.org/2014/05/menjawab-tuduhan-investigasi-rekam.html

Read More … Investigasi Rekam Jejak Prabowo | Oleh Bondan Haryo Winarno

Agenda dan Program Nyata Untuk Menyelamatkan Indonesia | Prabowo-Hatta


 
http://selamatkanindonesia.com/Agenda-Prabowo-Hatta.pdf
Lihat Agenda dan Program : Klik Gambar Prabowo/Hatta


Agenda dan Program Nyata Untuk Menyelamatkan Indonesia, Calon Presiden (Capres) dan Calon Wakil Presiden (Cawapres), Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa, yang diusung oleh Partai Gerindra, PAN, PPP, PKS dan Golkar, dapat dilihat dalam bentuk file pdf di Website Prabowo-Hatta dibawah ini :

http://selamatkanindonesia.com/Agenda-Prabowo-Hatta.pdf


Read More … Agenda dan Program Nyata Untuk Menyelamatkan Indonesia | Prabowo-Hatta

Selasa, 20 Mei 2014

Sisi Lain Deklarasi Jokowi-JK Vs Prabowo-Hatta | Oleh Ahmad Imam Mawardi

Headline
Pasangan capres cawapres, Joko Widodo-Jusuf Kalla dan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa - (Foto: inilahcom)




Jakarta - Hari Senin (19/5/2014) kemarin menjadi hari penjelas dari sekumpulan tafsir politik yang menumpuk dan beragam tentang koalisi dan pasangan capres-cawapres RI periode 2014-2019.

Berita politik sebelumnya menjadi teka-teki yang membosankan bagi sebagian pihak ketika harus menunggu lama kejelasan informasi yang sepotong-potong tentang figur yang akan tampil sebagai cawapres atau inisial yang seringkali berubah dari hari ke hari.

Bagi beberapa pihak yang lain hal ini menjadi hiburan tersendiri karena setiap hari disuguhi analisa-analisa yang kerap kali mengungkap sesuatu yang sebelumnya tidak pernah terungkap. Rakyat semakin banyak tahu siapa calon yang akan berlaga, mulai dari latar belakang keluarganya, latar belakang pendidikannya dan prestasi-prestasi nyata yang sesungguhnya telah digapai. Saat ini, teka-teki itu sudah berakhir. Joko Widodo-Jusuf Kalla dan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa adalah dua pasang yang leading head-to-head untuk pilpres yang akan datang.

Deklarasi sudah selesai dan para pengamat di berbagai media berhak menganalisa dari perspektifnya masing-masing. Panggung deklarasi yang dipenuhi warna merah putih dibaca sebagai simbol bahwa kedua pasangan ini sama-sama berjiwa nasionalis. Baju para calon yang sama-sama putih ada yang membacanya sebagai keinginan untuk tulus membangun bangsa Indonesia ini. Lokasi deklarasi yang sama-sama berbau Soekarno pun ditafsirkan sebagai kehendak untuk mewarisi semangat sang proklamator.

Yang berbeda dari warna deklarasi kemaren adalah bahwa pasangan Jokowi-Jusuf Kalla sama-sama tidak memakai kopiah nasional, sementara pasangan Prabowo-Hatta sama-sama memakai kopiah nasional. Masyarakat tradisonal, yang rata-rata sangat fanatik dengan simbol, banyak yang menghubungkannya dengan kebiasaan foto Soekarno-Hatta yang selalu bekopiah nasional.
Tafsir simbol ini dikuatkan dengan beberapa spanduk yang diangkat simpatisan di belakang panggung yang bertuliskan “Atas nama Bangsa Indonesia: Prabowo-Hatta,” yang namanya mirip dengan “Soekarno-Hatta” dalam tanda tangan teks proklamasi.

Yang berbeda dari kedua pasangan ini pada acara-acara dalam deklarasinya adalah kesempatan untuk menyampaikan kepada semua anak bangsa tentang visi misi calon dan pandangan tokoh, terutama tokoh politik pendukung koalisi. Pada deklarasi Jokowi-Jusuf Kalla, sambutan capres dan cawapres sangat singkat berisikan kesiapan untuk maju dalam pilpres, ucapan terimakasih dan mohon dukungan.

Sementara itu pada deklarasi Prabowo-Hatta, kesempatan ini digunakan oleh capres dan cawapres untuk menegaskan apa yang akan dilakukan jika terpilih nanti disamping ucapan terima kasih dan mohon dukungan. Lebih dari itu, sambutan dari semua partai pendukung semakin menegaskan kekompakan untuk mewujudkan misi-visi yang diungkapkan Prabowo-Hatta.

Jangan dulu menganggap tulisan ini bias. Sampai kapanpun masih ditunggu visi-misi dari Jokowi-Jusuf Kalla untuk menjadi berita penyeimbang, dengan asumsi bahwa tidak disampaikannya visi-misi dalam deklarasi itu hanyalah karena waktu yang kurang memungkinkan, misalnya. Visi-misi menjadi sesuatu yang sangat penting untuk dijelaskan, terutama bagi masyarakat kelas menengah, untuk menghapus kesan bahwa pencalonannya adalah semata-mata mengikuti arus yang didasarkan pada pencitraan.
Dalam hubungannya dengan simbol keagamaan, ada beberapa catatan yang banyak diunggah dalam media sosial nasional. 

Pertama adalah bahwa semua partai Islam, selain PKB, resmi mendukung pasangan Prabowo-Hatta. Dalam koalisi ini ada Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Bulan Bintang (PBB).
Karena itu tidaklah mengagetkan kalau deklarasi pasangan ini disemarakkan oleh beberapa kali teriakan takbir “Allahu Akbar” yang banyak mengingatkan pada teriakan Bung Tomo ketika melawan penjajah di “Soerabaja tempo doeloe.”

Tidak bisa dikatakan bahwa dalam deklarasi Jokowi-Jusuf Kalla tidak ada simbol agama, karena di sana ada doa yang dilantunkan oleh tokoh Islam juga. Lebih dari itu, ketika hadirin berdiri untuk menyanyikan lagu Indonesia Raya, acara dihentikan sejenak untuk mendengarkan kumandang adzan dhuhur. Religiusitas memang harus ada, karena tanpanya semua akan terasa hampa dan akhirnya berujung derita.

Religiusitas dalam deklarasi Prabowo-Hatta tidak berkaitan dengan adzan, tetapi pada sisi dimulainya acara dengan pembacaan ayat-ayat suci al-Qur’an; sesuatu yang sangat menyentuh dan mengena terutama bagi kaum santri di seluruh pelosok nusantara yang jumlahnya jutaan itu. Pilihan ayatnya pun menyentuh dan tepat sebagai renungan bersama terutama bagi semua calon presiden dan calon wakil presiden.

Ayat yang dibaca pertama kali adalah QS 3: 26:”Katakanlah (Muhammad): Wahai Tuhan Pemilik kekuasaan, Engkau berikan kekuasaan kepada siapa pun yang Engkau kehendaki, dan Engkau cabut kekuasaan dari siapa pun yang Engkau kehendaki. Engkau muliakan siapa pun yang Engkau kehendaki, dan Engkau hinakan siapa pun yang Engkau kehendaki. Di tangan Engkaulah segala kebajikan. Sungguh Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu.”
Kalau ayat ini diresapi maknanya dan dijiwai oleh setiap kompetitor, maka tertutuplah pintu black campaign dan terbukalah pintu muhasabah (introspeksi diri) serta mujahadah (upaya maksimal dalam kebaikan), sebagai upaya merayu Tuhan memberikan yang terbaik. Tuhan, Allah, adalah yang paling berkuasa menentukan orang terpilih, Dia tidak akan pernah tertipu oleh topeng dan kepalsuan diri. Orang-orang yang baik dan beragama sudah pasti tidak mau berpihak pada mereka yang jelas-jelas suka menipu Tuhan, menipu masyarakat, dan tentunya, menipu dirinya sendiri.

Ayat berikutnya yang dibaca adalah QS 3: 103 yang sebagian terjemahannya adalah: “Dan berpegang teguhlah kalian semua pada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai-berai, dan ingatlah nikmat Allah kepadamu ketika kamu dulu bermusuhan, lalu Allah mempersatukan hatimu, sehingga dengan karuniaNya kamu menjadi saudara,…”

Ayat ini dikenal sebagai ayat persatuan yang menekankan perlunya bersatu dan tidak bagusnya bercerai berai. Prabowo Subianto dalam sambutan deklasinya menyatakan bahwa Indonesia ini luas seluas Eropa dan bahkan setara dengan 37 negara Eropa.

Pernyataan itu benar dan sangat dibutuhkan kesadaran bahwa Indonesia ini luas, besar dan beraneka ragam yang tidak mungkin dibangun hanya oleh satu partai atau dua partai saja, melainkan harus dibangun secara bersama-sama seluruh partai. Semakin bersatu suatu bangsa, semakin kuat dan jaya negaranya, semakin makmur sejahtera anak bangsanya. Viva Indonesia, jayalah masa depan. [mdr]

Sumber :
http://nasional.inilah.com/read/detail/2102161/sisi-lain-deklarasi-dua-capres-cawapres#.U3r2_UBRzEg

Read More … Sisi Lain Deklarasi Jokowi-JK Vs Prabowo-Hatta | Oleh Ahmad Imam Mawardi

Prabowo Subianto Capres Pilihan Kita Semua | Profil Prabowo




Untuk Mengenal Prabowo Subianto Capres Pilihan Kita Semua, Melalui Youtube kita dapatkan berbagai Film dokumenter yang bercerita tentang perjuangan dan sejarah Prabowo Subianto. Semua yang bersangkutan dengan sepak terjang beliau di dalam karir, sejarah keluarga, dan gagasan-gagasan yang telah beliau lahirkan, lengkap dikupas dalam film dokumenter ini.

Terdapat juga berbagai testimoni dari saudara, rekan seperjuangan, dan juga mentor dari Prabowo Subianto. Melalui Film dokumenter kita dapat mengetahui  makna dari perjuangan seorang Prabowo Subianto, menunjukan kecintaan beliau kepada Republik Indonesia, dan menjadi bukti bahwa Prabowo Subianto memang salah satu putra terbaik yang negeri ini miliki.

Berikut Link Video Prabowo :
Sang Paatriot : Prabowo Subianto
http://www.youtube.com/watch?v=0aSRCkGSkxo&list=UUZU12t-LJG9-weGM3rDOUlQ&feature=share&index=21

Macan Asia Akan Mengaum Bersama Prabowo!
http://youtu.be/fCpfXt0f5Qg

Bondan Winarno: Prabowo Subianto, Maknyus!
http://youtu.be/bEk2iwO0-i4

TVN Belanda: Operasi Pembebasan Mapenduma oleh Prabowo Subianto / Gegijzeld in Indonesie
http://youtu.be/1lESjEr54-o

Video Klip: Prabowo Presidenku!
http://youtu.be/pdppSYI_ZP0


http://facebook.com/PrabowoSubianto
http://twitter.com/Prabowo08


Read More … Prabowo Subianto Capres Pilihan Kita Semua | Profil Prabowo

Perbedaan Deklarasi Prabowo-Hatta dengan Jokowi-JK | Menurut Psikholog Politik UI Dewi Harun



Jakarta - Dua pasangan calon presiden yang akan bertarung di Pilpres mendatang hari ini resmi di deklarasikan. Secara umum tidak ada yang berbeda dalam deklarasi pasangan Capres Jokowi-Jusuf Kalla dan pasangan Capres Prabowo Subianto-Hatta Rajasa.

Namun menurut psikolog politik Universitas Indonesia, Dewi Harun ada perbedaan yang menonjol antara deklarasi Prabowo-Hatta dengan Jokowi-JK. Ia menilai deklarasi Capres dan Cawapres Jokowi-JK dirasakan sebagai antiklimaks, karena tidak ada kejutan lagi untuk rakyat siapa yang akan dipilih menjadi Cawapresnya.

"Sebab memang sudah diramalkan dan dibicaran sejak jauh-jauh hari, jika JK yang akan menjadi Cawapres. Kemudian, jika memang pada akhirnya yang dipilih adalah JK, mengapa keputusan yang sederhana seperti itu perlu waktu pemikiran yang terlalu lama, sehingga kesannya basi," jelasnya, Senin (19/5/2014).

Selain itu, saat memberikan sambutan atas penetapan dan pendaftaran Capres, Jokowi pun sama sekali tidak menyampaikan visi dan misi yang akan diusung. Hal ini menimbulkan kesan kurangnya leadership yang dimiliki oleh Capres PDIP itu.

"Yang terakhir menurut saya Jokowi tampak tenggelam oleh kharisma JK, terlihat Jokowi kurang percaya diri," ujarnya.

Pakar personal branding itu melanjutkan, sementara saat acara deklarasi pasangan Capres Prabowo-Hatta banyak kejutan yang muncul. Kejutan terbesar tentu saja bergabungnya Partai Golkar pada menit-menit terakhir.

Selain itu, deklarasi pasangan Prabowo-Hatta selain meriah juga berlangsung khimad, dimana seluruh pimpinan partai pendukung mempunyai kesempatan yang sama untuk berbicara.

"Prabowo juga bisa menyampaikan pidato yang menggelegar dan memukai, dengan memasukan visi misinya yang jelas. Selain itu Prabowo terlihat PD dan gembira dengan dukungan yg mengalir kepadanya khususnya dari poros partai islam dan ketua NU serta Golkar di menit terakhir," tandasnya.[bay/inilah]


Sumber :
inilah.com
http://www.pkspiyungan.org/2014/05/perbedaan-deklarasi-prabowo-hatta.html
Read More … Perbedaan Deklarasi Prabowo-Hatta dengan Jokowi-JK | Menurut Psikholog Politik UI Dewi Harun
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...